Action of Civil Engineering 2024
📂 ACE 2024 — Journey Completed!
Were you there, Cieps❓
ACE 2024 has officially come to an end, but the memories stay with us!
From inspiring sessions to unforgettable moments, every part of ACE 2024 was full of learning, sharing, and fun.
Let’s rewind and relive the best moments together! 🚀
Unfolding the Journey of ACE 2024 📖✨
—Revitalizing Infrastructure and Accessibility for Indonesia 5.0 !
Dalam menghadapi era 5.0, pembangunan infrastruktur dan peningkatan aksesibilitas menjadi fondasi penting dalam menata masa depan bangsa. ACE 2024 hadir sebagai ruang belajar dan kolaborasi bagi generasi muda untuk memperkaya wawasan, mengembangkan keterampilan, dan memperluas cakrawala berpikir kritis.
Program ini tidak sekadar memperluas pengetahuan—seluruh rangkaian kegiatan menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan pemikiran visioner, memperluas jejaring, dan mengasah kemampuan dalam menghadapi dinamika pembangunan masa depan.
Melalui interaksi, diskusi, dan berbagai kegiatan yang terstruktur, setiap peserta diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menghadapi tantangan pembangunan, serta mempersiapkan diri menuju era Indonesia Emas 2045.
✈️Study Visit — Opening the Gate to ACE 2024 Adventures, with real-world experiences and inspiring field trips!
Cieps! Di tengah laju modernisasi transportasi yang makin cepat, civil engineer masa depan dituntut bukan hanya pandai berhitung dan menggambar, tetapi juga mampu membaca denyut nyata dinamika lapangan. Karena itulah, Study Visit Action of Civil Engineering (ACE) 2024 hadir—mengajak kita melangkah keluar dari ruang kuliah, dan masuk ke ruang realita.
Dalam agenda kali ini, kami berkesempatan mengunjungi salah satu simpul transportasi paling vital di Kalimantan Barat: Bandara Internasional Supadio pada tanggal 29 Oktober 2024. Bukan sekadar kunjungan biasa, ini adalah momentum bagi Civilian Peeps untuk memahami bagaimana infrastruktur bandara dikelola dengan presisi, sinergi, dan sistem yang matang.
Setiap jengkal aktivitas di bandara menyimpan pelajaran besar. Dari landasan yang menjadi napas pergerakan pesawat, hingga ruang terminal yang mengatur alur manusia dari satu kota ke kota lain, semua dikelola dengan sistematis. Bersama tim profesional di lokasi, kami menyelami langsung:
- Bagaimana runway dirawat dan diatur agar selalu siap pakai
- Cara pengelolaan jadwal penerbangan yang efisien dan minim delay
- Sistem navigasi udara yang bekerja nyaris tanpa cela
- Desain dan manajemen terminal yang harus melayani ribuan penumpang setiap hari
Lebih dari itu, kami juga menyaksikan langsung kerja lintas divisi:
ATC (Air Traffic Control), ground handling, hingga tim keamanan bandara, semuanya berkoordinasi tanpa henti. Dari balik layar, mereka menjaga satu hal yang tak bisa ditawar dalam dunia penerbangan:keselamatan dan ketepatan.
"Setiap proses yang kami saksikan di balik layar memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi, koordinasi, dan ketelitian dalam dunia transportasi udara."
Tak berhenti di situ, kami juga berdiskusi dengan para ahli yang telah lama berkecimpung di dunia aviasi. Mereka berbagi:
- Kisah nyata menghadapi tantangan teknis dan cuaca ekstrem
- Adaptasi sistem terhadap regulasi nasional dan internasional
- Inovasi infrastruktur bandara dalam menghadapi era digital dan smart mobility
Bagi kami, kegiatan ini menjadi cermin refleksi—bahwa infrastruktur bukan sekadar bangunan fisik, tetapi sistem yang berdetak dan bergerak. Dan di dalamnya, teknik sipil memainkan peran penting. Kunjungan ini memperkaya pandangan, menumbuhkan semangat, dan mempertegas mimpi kami untuk menjadi bagian dari pembangunan Indonesia Emas 2045.
Airports aren’t just buildings. They’re engineered symphonies of movement, precision, and vision.
Transport Development Writing Competition (TDWC) — Innovate, Write, and Inspire! 📝🚦
Cieps!
Pernah kepikiran nggak, gimana rasanya jadi bagian dari solusi transportasi di daerah-daerah paling terpinggirkan?
Transportasi bukan sekadar soal kendaraan yang melaju atau infrastruktur megah yang membentang. Lebih dari itu, transportasi merupakan urat nadi penghubung kehidupan, penggerak roda ekonomi, dan jembatan menuju pemerataan pembangunan.
Daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) bukan cuma sekadar titik kecil di peta Indonesia—mereka adalah wajah dari harapan, tantangan, dan potensi besar yang masih menunggu untuk digali. Tapi apa jadinya kalau keterbatasan infrastruktur dan akses malah jadi tembok penghalang?
Padahal, di balik keterbatasan itu, tersimpan potensi besar bangsa: sumber daya alam, budaya, dan sumber daya manusia yang menanti untuk dikembangkan.
Dalam derap langkah semangat membangun hingga ke pelosok nusantara, Transport Development Writing Competition hadir bukan hanya sebagai kompetisi, tapi sebagai ruang ide dan aksi nyata. Mengangkat tema “Innovation of Transportation for Development in Underdeveloped, Frontier, and Outermost Areas”, lomba ini menjadi panggung bagi mahasiswa se-Asia Tenggara untuk menyuarakan gagasan cemerlang mereka demi konektivitas dan pemerataan pembangunan di daerah 3T.
Berlangsung dari 9 September hingga 7 Desember 2024, pendaftaran dibuka untuk seluruh mahasiswa yang ingin menyumbangkan pemikiran dan ide transformatif mereka dalam bentuk essay. Tak hanya itu, seluruh tim juga diajak menuangkan kreativitas lewat poster informatif dan video singkat inspiratif sebagai bagian dari penilaian video favorit yang akan dipilih secara terbuka.
Puncak dari seluruh rangkaian TDWC pun tiba pada Sabtu, 7 Desember 2024. Namun kali ini, panggungnya berbeda—dilaksanakan secara daring. Meskipun layar menjadi pembatas, semangat tetap membara. Tim-tim finalis mempresentasikan gagasan mereka secara online, menyampaikan solusi dengan penuh keyakinan, menjawab pertanyaan dari para dewan juri, dan menunjukkan bahwa jarak bukan penghalang untuk sebuah perubahan.
Setelah melalui babak final presentasi yang dilangsungkan secara daring dan penuh semangat, akhirnya terpilih tiga tim terbaik yang mampu mengubah gagasan menjadi gerakan:
🥇 Juara 1 – ROBONE (Universitas Negeri Semarang)
🥈 Juara 2 – FLASH 09 (Universitas Hasanuddin)
🥉 Juara 3 – TESRA GANESHA A (Universitas Serang Raya)
Mereka adalah bukti bahwa ide dan inovasi tak mengenal batas. Dari kampus-kampus yang tersebar di penjuru negeri, lahir karya yang berdampak jauh ke pelosok.
TDWC bukan sekadar lomba. Ini adalah panggilan bagi civil peeps—kita semua—untuk mengambil peran dalam menjembatani kesenjangan. Melalui tulisan, visual, dan suara, kita membuktikan bahwa solusi dapat lahir dari ide-ide sederhana yang ditanamkan dengan rasa peduli.
Build not only roads, but also possibilities—especially where the world has forgotten to look.
📢International Conferences of Transportation (ICT)— Let’s Explore Transportation with ACE 2024!
Hai Cieps! Pernah dengar ngga gimana sih susahnya transportasi pada zaman dahulu?
Seperti yang kita ketahui, orang-orang pada zaman dahulu selalu berpergian dengan berjalan kaki tanpa transportasi pribadi maupun transportasi umum. Pada saat itu, keterbatasannya transportasi memang sangat menyulitkan orang-orang bahkan mereka sampai membuat sampan atau yang dikenal dengan perahu sendiri demi menyebrangi sungai.
Berbeda dengan halnya sekarang, Transportasi di Indonesia sangat beragam dan menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat serta perekonomian negara. Sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau, Indonesia mengandalkan berbagai moda transportasi, mulai dari transportasi darat, transportasi laut, dan transportasi udara.
Di tengah derasnya arus digital dan geliat globalisasi, transportasi bukan lagi sekadar alat perpindahan, tetapi bagian penting dari peradaban. Perkembangan teknologi yang pesat telah merombak wajah dunia—dan sektor transportasi menjadi salah satu yang paling terdampak.
Sebagai respons atas dinamika ini, Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura mempersembahkan International Conference of Transportation (ICT) sebagai rangkaian utama dari Action of Civil Engineering (ACE) 2024. Konferensi ini menjadi ruang bertemunya ide, inovasi, dan peran generasi muda dalam menciptakan sistem transportasi yang efisien, berkelanjutan, dan cerdas.
International Conferences of Transportation (ICT) hadir dengan mengusung tema “The Role and Potential of the Young Generation on the International Stage in the Digital Era to Face Technological Advances in Transportation”.
Dalam iklim global yang terus berubah, teknologi menjadi garda terdepan dalam membentuk masa depan. Maka dari itu, seminar ini hadir bukan sekadar sebagai acara tahunan, tetapi sebagai arena peradaban—tempat generasi muda dipersiapkan untuk menapaki lanskap teknologi global dengan langkah berani dan visi yang tajam.
Melalui International Conferences of Transportation (ICT) yang digelar pada Minggu, 8 Desember 2024, Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura membuka ruang inspiratif bagi para calon pemimpin masa depan. Acara ini diselenggarakan secara hybrid, memadukan atmosfer elegan di Golden Tulip Pontianak dengan kehangatan virtual melalui Zoom Meeting, demi merangkul partisipasi yang lebih luas dari penjuru negeri.
🌟 Narasumber Inspiratif dalam Kegiatan International Conferences of Transportation (ICT) ACE 2024
Tiga sosok luar biasa turut hadir membagikan pandangan dan pengetahuan mereka dalam ICT ACE 2024:
- ASEP SUPRIYADI, S.T., M.T. — Sebagai moderator
- Prof. MADYA TS. DR.-ING. JOEWONO PRASETIJO — Sebagai narasumber pertama.
- NAZIB FAIZAL, S.T.,M.SC. — Sebagai narasumber kedua
- Dr.-ING. IR. SLAMET WIDODO, M.T., IPM.— Sebagai narasumber ketiga
Suasana seminar tak hanya padat oleh pemaparan ilmiah, namun juga diwarnai dengan hangatnya interaksi dan sentuhan budaya. Penampilan Tari Tidayu di awal acara membuka hari dengan nuansa elegan khas Kalimantan Barat. Tak berhenti di sana, sesi kuis interaktif dan diskusi bersama membuat peserta terlibat aktif, saling bertukar gagasan, dan menciptakan atmosfer yang menyenangkan namun tetap bernas.
Bagi para cieps, hari itu bukan sekadar tentang mendengar—tapi tentang berdialog, berjejaring, dan berbagi inspirasi, bersama membentuk langkah nyata menuju transformasi transportasi dan teknologi irigasi di Indonesia.
Karena bersama, kita semua—cieps muda penuh ide dan semangat—bisa mengambil bagian dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045: sebuah masa depan yang cerah, berdikari, dan berdaya saing tinggi di kancah global.
It’s not the speed of progress that defines a generation, but the direction they choose to take—towards a world that is smarter, greener, and kinder.
Intramural Civil Festival (IC-Fest) 🥇
Cieps! Kalau biasanya teknik sipil identik dengan menggambar, menghitung, dan segala hal yang berbau konstruksi, kali ini beda ceritanya. Di penghujung tahun 2024, Action of Civil Engineering (ACE) membuktikan bahwa engineering juga bisa dirayakan dengan penuh semangat sportivitas, kreativitas, solidaritas, dan pastinya—kegembiraan.
Sebuah momen yang paling ditunggu-tunggu akhirnya hadir: Intramural Civil Festival atau yang lebih akrab kita sebut IC-Fest. Festival ini bukan sekadar ajang hiburan semata, tapi ruang hangat yang mempertemukan mahasiswa, dosen, alumni, hingga masyarakat umum dalam satu atmosfer kebersamaan yang inspiratif.
Tahun ini, kompetisi Mobile Legends menjadi bintang utama—bukan hanya sebagai ajang hiburan, tapi juga sebagai wahana integrasi teknologi, strategi, dan kerja tim yang dinamis. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 22 Desember 2024 secara online ini terbuka bagi seluruh mahasiswa aktif program S1 dan S2. Sejak pagi, antusiasme telah terasa saat peserta memulai sesi registrasi pukul 07.00. Setelahnya, persaingan sengit pun dimulai dari penyisihan, dilanjutkan semifinal, dan memuncak di babak final pada sore hari. Setiap detik pertandingan menjadi ruang pembuktian kemampuan berpikir taktis, koordinasi tim, dan ketangkasan mengambil keputusan—nilai-nilai yang erat dengan prinsip teknik sipil.
Dipilihnya Mobile Legends bukan tanpa alasan. Permainan ini menuntut para peserta untuk tidak hanya bermain, namun juga berpikir strategis, bekerja sama, dan mengimplementasikan prinsip-prinsip teknik dalam suasana kompetitif yang menyenangkan. Semangat “Fun Days With Engineering” benar-benar terasa di setiap laga—menyatukan teknologi dan permainan menjadi satu pengalaman yang menginspirasi dan edukatif.
IC-Fest tidak hanya mempererat persaudaraan antar civitas teknik, tetapi juga menyalakan api kreativitas dan inovasi di tengah era digital. Sebuah ruang aman dan seru bagi para civil peeps untuk bersinar, tumbuh, dan tentunya, bersenang-senang bersama.
Behind every great game is a great team—and behind every great team are civil peeps who dare to lead, strategize, and rise together.
—Fun Days With Engineering, IC-Fest 2024
Built with Heart: ACE 2024 Recap🎬
Cieps!
Dalam setiap langkah yang kita tapaki, setiap tawa yang kita bagi, dan setiap ide yang kita suarakan — di sanalah Action of Civil Engineering (ACE) 2024 tumbuh menjadi lebih dari sekadar rangkaian acara.
Bukan hanya soal seminar, kompetisi, dan festival...
Tapi tentang kebersamaan, semangat rekayasa sipil, dan mimpi yang dibangun bersama.
Kini, mari kita lihat kembali perjalanan luar biasa ini —
This is not just a recap.
This is our legacy.
Selamat menyaksikan, After Movie ACE 2024 — Engineering the Future, Together.